Hari Solidaritas Internasional Palestina

Penulis :   Gies Andika 

-Psikologi UI 2015

– Mahasantri Rumah Ukhuwwah 2018

Keynote Speech

H.E. DR. Zuhair Al-Shun

Duta Besar Palestina untuk Indonesia

Cerita di palestina ada yang menyedihkan, ada pula yang membahagiakan. Kami sangat terbantu dengan hadirnya pemerintah Indonesia yang selalu mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina. Pada tahun 1977, PBB membagi wilayah palestina menjadi dua bagian yaitu Palestina itu sendiri dan negara Israel. Pembagian tersebut tanpa meminta pendapat rakyat Palestina. Semua itu dilakukan secara sepihak oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Sejak 2012 lalu, Palestina di akui menjadi anggota tidak tetap PBB. Dalam pidatonya, Al-Shun juga menyampaikan tekadnya bahwa sebesar apapun perlawanan yang akan dihadapi, kami akan tetap berjuang membentuk negara Palestina yang merdeka dan Yerussalem Ibu Kotanya. Hari Solidaritas ini juga merupakan  kesempatan kami untuk menyampaikan ke dunia internasional bahwa permasalahan Palestina belum selesai. Rakyat Palestina membutuhkan hari solidaritas seperti yang dilakukan hari ini.

Beliau juga menyampaikan kondisi terkini di Palestina. Saat ini, proses politik di Palestina sedang membeku atau stagnan. Penyebabnya adalah Israel yang menolak untuk berdamai dengan palestina. Mereka terus mengepung wilayah Palestina. Dengan ini, mereka sendiri yang menggagalan perdamaian yang sudah disepakati bersama.

Kita telah menyaksikan bagaimana kebijakan Presiden Amerika Serikat, Donal Trump yang memindahkan ibukota Israel ke Kota Yerussalem. Keputusan ini adalah pelanggaran keras terhadap peraturan, kesepakatan, dan perjanjian internasional. Kami menolak pemindahan secara sepihak yang dilakukan AS tersebut.

Kami tidak mempermasalahkan agama Yahudi. Yang menjadi musuh kami adalah Zionis Yahudi. Penduduk Palestina saat ini terdpat 6 Juta di dalam negri dan 6 juta menyebar di seluruh dunia mengungsi.

Hubungan Palestina dengan Indonesia sangat istemewa dan spesial. Terima kasih Indonesia atas dukungan berkesinambungan untuk rakyat Palestina.

 


Kamis, 29 November 2018

Balai Sidang Universitas Indonesia

Notulensi Oleh : Gies Andika

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *